La-Tahzan

October 16th, 2009

bunga

bunga

Terlalu banyak alasan untuk bersedih. Mulai dari persoalan yang dipandang sebagai sesuatu yang kecil sampai pada yang dianggap persoalan besar. Tapi besar atau kecil persoalan, kalau mau sedih, ya sedih saja. Air mata yang menetes adalah air mata yang sama.
Maka sangatlah laris buku-buku self-help untuk mengusir dan menghibur kesedihan. Simaklah buku-buku seperti The Magic of Thinking Big karya David J. Schwart, How to Stop Worrying and Start Living karya Dorothy Sarnoff atau The Seven Habits of Highly Effective People tulisan Steven R. Covey, dan karya penulis Timur Tengah, Dr. ‘Aidh al-Qarni berjudul La Tahzan – Jangan Bersedih!
Menurut Dr. ‘Aidh al-Qarni, orang cerdik akan selalu berusaha mengubah kerugian menjadi keuntungan. Sedangkan orang bodoh akan membuat suatu musibah menjadi bertumpuk dan berlipat ganda. Ketika tertimpa suatu musibah, kita harus melihat sisi yang paling terang darinya. Ketika seseorang memberi segelas air lemon, perlu ditambahkan sesendok gula ke dalamnya agar terasa lebih nikmat. Ketika mendapat hadiah seekor ular dari orang, ambil saja kulitnya yang mahal dan tinggalkan bagian tubuhnya yang lain. Ketika disengat kalajengking, ketahuilah bahwa sengatan itu sebenarnya memberikan kekebalan pada tubuh apabila terkena racun atau bisa ular. Kendalikan diri dalam berbagai kesulitan yang menghadang. Belum tentu semuanya menyedihkan, pasti ada kebaikan, secercah harapan, jalan keluar serta ada pahala di dalamnya. La Tahzan!

Anti Stres

October 9th, 2009

stres

Manusia tidak sama dengan ayam. Tapi kehidupan manusia dan ayam tidak pernah bebas dari stres  Karena stres pada dasarnya hanyalah sejumlah perubahan yang diadaptasikan oleh tubuh untuk merespon berbagai perubahan lingkungan atau situasi tertentu. Peternak ayam, seusai melakukan vaksinasi, mengganti pakan, atau memindahkan ayam dari kandang postal ke kandang baterai — selalu memberi anti stres kepada ayam-ayamnya. Dengan vitamin dan elektrolit yang diberikan sebagai anti stres, diharapkan stamina tubuh ayam segera pulih setelah merespons berbagai tuntutan positif maupun negatif tadi.

Stres pada manusia sangat beragam penyebab dan wujudnya. Namun sebagai makhluk yang berakal, ada beragam pula cara untuk mengatasinya.  Sayang kita tidak bisa membimbing ayam untuk mengatasi stres dengan baik dan benar, maka yang bisa kita lakukan hanya memberi anti stres. Padahal, sebenarnya bukan ‘anti stres’ tapi hanya mengatasi akibat berikutnya dari stres, karena seperti disebutkan di atas, ayam dan manusia pada dasarnya tidak mampu menolak (=anti) stres. (more…)